Daerah
Fukushima: 4 kamera langsung resmi di Jepang
Tiga gunung api yang dipantau — Azuma, Adatara dan Bandai — ditambah Rawa Renge di sisi Urabandai. Bandai muncul dua kali: sebagai gunung api yang diawasi, dan sebagai pemandangan di seberang air.
Apa yang terlihat
Tiga gunung api yang dipantau terus-menerus oleh Badan Meteorologi Jepang, ditambah satu kamera danau dari Kementerian Lingkungan Hidup Jepang. Tiga dari empat kamera menatap distrik vulkanik yang sama dari sudut berbeda, dan itulah yang membuat sudut peta ini padat.
Gunung Bandai kehilangan sisi utaranya dalam letusan tahun 1888, dan puing-puingnya membendung lembah sehingga terbentuk danau-danau Urabandai. Yang diperlihatkan kamera Renge-numa adalah bentang alam hasil letusan itu: kolam dan gunung dalam satu bingkai, sebab dan akibat dalam satu gambar. Kawah Oana di Gunung Azuma dan Numanotaira di Gunung Adatara sama-sama dasar kawah yang gundul, warnanya jelas berbeda dari hijau di sekelilingnya.
Fukushima: 4 kamera
Semuanya, 4 kamera, berupa gambar diam. Ketuk salah satu untuk membukanya di daftar kamera.
-
Contoh Agustus 2026
Danau Renge dan Gunung Bandai
Kitashiobara, Fukushima · Alam
Salah satu danau yang terbentuk oleh letusan 1888. Kolam dan gunung masuk dalam satu bingkai, dan warna musim gugur bertumpuk di antaranya.
-
Contoh Agustus 2026
Gunung Azuma
Perbatasan Fukushima / Yamagata · Gunung Api
Dilintasi Bandai-Azuma Skyline. Kawah Oana dekat Jododaira masih mengeluarkan uap, dan aktivitasnya naik turun secara berkala.
-
Contoh Agustus 2026
Gunung Adatara
Fukushima · Gunung Api · Alam
Dikenal lewat puisi Kotaro Takamura. Numanotaira di barat puncak adalah dasar kawah yang gundul — warnanya sama sekali berbeda dari hijau di sekelilingnya.
-
Contoh Agustus 2026
Gunung Bandai
Fukushima · Gunung Api · Alam
Letusan 1888 meruntuhkan sisi utaranya, dan puingnya membendung lembah-lembah menjadi danau-danau Urabandai. Sisi depan dan belakangnya seperti dua gunung yang berbeda.
Waktu yang pas untuk melihat
Rawa Renge adalah satu dari danau dan kolam yang terbentuk ketika letusan Gunung Bandai tahun 1888 membendung sungai-sungainya. Melihat satu gunung lewat dua kamera yang dibangun untuk tujuan yang sama sekali berbeda — kamera pemantau Badan Meteorologi dan kamera pemandangan Kementerian Lingkungan Hidup — adalah pasangan yang langka bahkan di situs ini.
Warna musim gugur berlangsung dari pertengahan hingga akhir Oktober, dan karena Urabandai memantulkannya di permukaan air, pagi yang cerah dan tenang adalah waktu terbaik. Pada musim dingin ketiga kamera menjadi putih, yang justru membuat bentuk medannya lebih jelas.
Instansi yang menyediakan kamera di halaman ini
- Badan Meteorologi Jepang — kamera pengawas gunung api (PDL 1.0) — Situs resmi
- Kementerian Lingkungan Hidup Jepang — Internet Nature Institute (PDL 1.0) — Situs resmi
Hak atas gambar tetap pada masing-masing instansi. Situs ini hanya panduan tidak resmi, dan tiap contoh gambar diambil satu kali per kamera sesuai ketentuan penggunaan instansi tersebut.